Senin, 14 Desember 2015

MANAJEMEN KEUANGAN

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
      Tentunya di dalam perusahaan memiliki beberapa manajemen yang berfungsi untuk mengatur kerjanya sebuah perusahaan.
      Manajemen di atur oleh seorang yang disebut sebagai seorang manajer. Manajer ini harus mengetahui proses kerjanya sebuah perusahaan dengan baik.
       Manajemen dibagi menjadi beberapa macam. Dan dalam makalah ini saya akan menjelaskan manajemen keuangan.

1.2 Rumusan Masalah
      1. Apa pengertian dari manajemen keuangan?
      2. Apa saja prinsip-prinsip manajemen keuangan?
      3. Apa saja tujuan dari Manajemen keuangan?
      4. Apa saja fungsi-fungsi dari manajemen keuangan?

BAB II
PENJELASAN

2.1 Pengertian Manajemen Keuangan
      Pengertian manajemen keuangan menurut beberapa para ahli :
1. Liefman : Manajemen keuangan merupakan usaha untuk menyediakan uang dan menggunakan uang untuk mendapatkan atau memperoleh aktiva.

2. Erlina SE : Manajemen keuangan merupakan manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan meliputi cara memperoleh dan menggunakan dana.

3. Depdiknas : Manajemen keuangan merupakan tindakan pengurusan/ketatausahaan keuangan yang meliputi pencatatan,perencenaan,pelaksanaan,pertanggung jawaban dan pelaporan.

4. Prawironegoro : Aktifitas pemilik dan manajemn untuk mendapatkan modal semurah-murahnya dan menggunakan seefektif,seefisien dab sproduktif mungkin untuk menghasilkan laba.

Dapat kita simpulkan berarti Manajemen keuangan adalah usaha dalam memperoleh atau mendapatkan aktiva dengan menggunakan uang dan melakukan pencatatan,perencanaan,pelaksanaan,pertanggung jawaban dan pelaporan atas uang yang telah terpakai.

2.2 Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan
Dalam memanage keuangan tentu ada prinsip-prinsip yang harus diterapkan. Inilah prinsip-prinsip itu:
1. Konsistensi : Sistem dan kebijakan harus konsisten dari waktu ke waktu dan tidak dipengaruhi perubahaan organisasi

2. Akuntabilitas : Kewajiban yang melekat pada individu,organisasi dan kelompok untuk menjelaskan dana yang telah terpakai kepada para investor.

3. Transparansi : Manajemen keuangan harus transparan atas informasi yang mereka punya.

4. Kelangsungan Hidup : Merupakan suatu ukuran tingkat keamanan dan keberlanjutan keuangan organisasi. Agar keuangan terjaga,pengeluaran organisasi di tingkat strategi maupun operasional harus sejalan/di sesuaikan dengan dana yang terima.

5. Integritas : Dalam melaksanakan kegiatan individu,laporan dan pencatatan keuangan harus memiliki integritas yang baik.

6. Pengelolaan : Organisasi harus dapat mengelola dengan baik dana yang telah diperoleh dan menjamin bahwa dana tersebut digunakan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

7. Standar Akuntansi : Sistem akuntansi dan keuangan yang digunakan organisasi harus sesuai dengan pronsip dan standar akuntansi yang berlaku secara umum.

2.3 Tujuan Manajemen Keuangan
Dalam menjalankan manajemen keuangan tentu tidak hanya mengandalkan prinsip-prinsipnya. Manajemen keuangan tidak akan jalan jika tidak adanya tujuan didalamnya. Tujuan dari manajemen keuangan itu untuk memaksimalkan nilai dari perusahaan. Sehingga apabila perusahaan dijual dapat mendapatkan harga yang tinggi,dan seorang manajemen keuanganlah yang mampu menekan arus peredaran uang agar terhindar dari tinfakan yang tidak di inginkan.

2.4 Fungsi dari Manajemen Keuangan
1. Perencanaan keuangan : Membuat rencana pemasukan dan pengeluaran untuk periode tertentu.

2. Penganggaran Keuangan : Membuat detail dari pengeluaran dan pemasukan.

3. Pengelolaan Keuangan : Memaksimalkan dana yang ada untuk perusahaan dengan berbagai cara.

4. Pencarian Keuangan : Mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan.

5. Penyimpanan Keuangan : Mengumpulkan,menyimpan dan mengamankan dana tersebut.

6. Pengendalian Keuangan : Melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada perusahaan.

7. Pemeriksaan Keuangan : Melakukan audit internal atas keuangan perusahaan agar tidak terjadi penyimpangan.

8. Pelaporan Keuangan : Penyediaan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan sekaligus sebagai bahan evaluasi.

BAB III
PENUTUP
Sekian makalah yang saya buat. Semoga bermanfaat. Kurang lebih mohon maafkan. Terima kasih.

Sumber :
http:/rullyindrawan.files.wordpress.com
http:/supiani.staff.gunadarma.ac.id

Kamis, 26 November 2015

NILAI WAKTU DALAM UANG

                                      BAB I
                                   PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
     Dalam makalah ini saya akan membahas tentang Nilai Waktu dalam Uang.

1.2 Rumusan Masalah
      1. Apa yang dimaksud dari Nilai Waktu Dalam Uang?
      2. Apa penjelasan tentang Future Value?
      3. Apa penjelasan dari Present Value?
      4. Apa penjelasan dari Anuitas?

1.3 Tujuan Makalah
      1. Menjelaskan pengertian dari Nilai Waktu dalam Uang
       2. Menjelaskan Future Value
       3. Menjelaskan Present Value
       4. Menjelaskan Anuitas

                                    BAB II
                              PENJELASAN
2.1 Pengertian Nilai Waktu dalam Uang
      Maksud dari "Nilai Waktu dalam Uang" adalah dimana waktu itu mempengaruhi perubahan nilai dari uang. Semakin lama uang kita simpan,maka semakin besar nilai dari uang tersebut. Contohnya jika kita menyimpan uang dalam bentuk saham dengan harga 1 saham Rp.25.000 maka 1 bulan kemudian yang akan datang harga 1 saham bisa saja berubah menjadi Rp.30.000.

2.2 Penjelasan dari Future Value
      Future Value adalah karakteristik nilai waktu dari uang memungkinkan jumlah uangnya berlipat ganda dikemudian hari. Future Value dapat ditentukan dengan mengalikan tingkat bunga dengan pokok pinjaman untuk periode tertentu.  Nilai waktu yang akan datang dapat dorumuskan sebagai berikut :
FV : Mo(1+i)n
Keterangan :
FV : Future Value
Mo : Modal Awal
i : Bunga per Tahun
n : Jangka Waktu dana dibungakan

2.3 Pengertian Present Value
      Nilai uang yang saat ini dapat dibungakan untuk memperoleh jumlah yang lebih besar dimasa mendatang. Nilai saat ini dari jumlah uang dimasa datang atau serangkaian pembayaran yang di nilai pada tingkat bunga. Present Value dapat dirumuskan dengan :
Pv : FV/(1+i)n
Keterangan :
Pv : Present Value (nilai sekarang)
Fv : Future Value (nilai yang akan datang)
i : Suku Bunga
n : Jangka Waktu dana dibungakan

2.4 Pengertian Anuitas
      Anuitas adalah rangkaian penerimaan atau pembayaran tetap yang dilakukan secara berkala. Dapat juga diartikan sebagai kontrak dimana perusahaan asuransi memberikan pembayaran secara berkala sebagai imbalan premk yang telah anda bayar. Anuitas dibagi menjadi beberapa macam,yaitu :

a. Anuitas Biasa (ordinary) : Anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode.
b. Anuitas Jatuh Tempo (due) : Anuitas yang pembayaran atau penerimaannya dilakukan di awal periode.
c. Anuitas Abadi : Serangkaian pembayaran yang sama junlahnya dan diharapkan akan berlangsung terus menerus.
d. Nilai Sekarang Anuitas : Nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang ditentukan.

SUMBER :
Sartono,A,.2001,"Manajemen Keuangan,Teori,Aplikasi",BPFE-Yogyakarta,Edisi 4,Yogayakarta
http:/dayintapinasthika.wordpress.com/2010/13/09/tugas-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang/

Sabtu, 14 November 2015

MANAGEMENT PRODUKSI

                                         BAB I
                                PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
      Di dalam sebuah perusahaan dalam menghasilkan produksi tentu ada beberapa prosesnya,mulai dari perencanaan produksi,pengendalian produksi sampai pengawasan produksi. Untuk melakukan semua itu perusahaan membentuk Management produksi untuk menjalankan proses produksi dengan baik.

1.2 Rumusan Masalah
      1. Apa pengertian Management Produksi?
      2. Apa saja tahapan-tahapan Management Produksi?
      3. Apa saja faktor-faktor dalam berjalannya Management Produksi?
      4. Apa saja macam-macam proses produksi?

1. 3 Tujuan Makalah
        1. Menjelaskan pengertian management produksi
        2. Menyebutkan tahapan-tahapan dalam management produksi
        3. Menyebutkan faktor-faktor dalam berjalannya management produksi
        4. Menyebutkan macam-macam proses produksi

                                       BAB II
                                PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Management Produksi
      Management Produksi adalah usaha untuk mengatur atau mengkoordinasikan suatu kegiatan produksi agar menghasilkan hasil produksi yang berkualitas dan sesuai dengan standar organisasi dalam jangka waktu dan jumlah tertentu.
        Tanpa adanya management produksi,sebuah perusahaan tidak dapat menghasilkan barang produksi yang baik dan bahkan bisa saja kalah dalam pemasaran.

2. 2 Tahapan-Tahapan dalam Management Produksi
       Agar menghasilkan barang produksi sesuai tarhet maka tim management produksi harus melewati beberapa tahapan. Berikut adalah tahapan-tahapannya :
1. Perencanaan produksi
    Dalam tahap ini lah semua masalah tentang produksi akan di rencanakan. Mulai dari bahan baku,kualitas,target konsumen,tempat pemasaran,bahkan departement yang bergabung dengan kita nantinya. Dalam tahap ini anggota tim bisa mengajukan ide dan melakukan brainstroming yaitu dimana  pencetus ide bisa meyakinkan bahwa idenya itu dapat bekerja secara relevan dan efektif.

2. Pengendalian produksi
     Dalam kegiatan ini jadwal kerja,detail rencana dan hal lainnya diatur agar proses produksi bisa berjalan sevara efektif dan efesien.

3. Pengawasan produksi
     Pengawasan ini dilakukan agar barang dapat berkualitas baik,dalam pembuatannya tidak over buget ataupun kekurangan buget.

2.3 Faktor-Faktor Produksi
      Management produksi dapat berkembang secara pesat,dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya :
1. Adanya Pembagian Kerja
     Pembagian kerja memungkinkan dicapainya tingkat dan kualitas produksi yang lebih baik. Dengan adanya pembagian kerja,produksi bisa dikelola dengan baik karna semua pekerjaan sesuai dengan ahlinya.

2. Revolusi Industri
    Revolusi industri adalah pergantiannya tenaga manusia dengan tenaga mesin. Sehingga pekerjaan dalam produksi dapat selesai dengan cepat.

3. Metode Ilmiah
    Dengan perkembangan ilmu dan metode kerja yang mencangkup metode ilmiah,hubungan antar manusia dan model keputusan.

2.4 Macam-Macam Proses Produksi
      Proses produksi dapat ditinjau dari dua segi,yaitu :
1. Kelangsungan Hidup
    a. Produksi terus menerus
        Proses untuk menfubah bentuk barang-barang tetapi tidak mengubah susunan dan fungsi alat-alat mesin.
     b. Produksi yang terputus-putus
         Produksi ini dilakukan berdasarkan pesanan sehingga harus mengatur kembali alat-alat dan penyesuaian terus-menerus.

2. Teknik
     a. Proses Ekstraktif
     b. Proses Analitis
     c. Proses Pengubahan
     d. Proses Sintesis

                                     BAB III
                                  KESIMPULAN
Dapat kita baca,tanpa adanya tim management produksi,produksi dalam perusahaan tidak akan pernah berjalan dengan lancar. Management produksi dalam perusahaan harus ada dalam perusahaan supaya produksi yang dihasilkan dapat dihasilkan dengan baik dan efesien

Sumber :
http://alfansusantoblog.blogdetik.com/3013/12/20/blog-alfan-susanto-tips-menjadi-karyawan-yang-baik/
http://sentraloker.net
http://metro.sindonews.com

Minggu, 25 Oktober 2015

MANAGEMENT DAN ORGANISASI


1.1 Latar Belakang
      Dalam sebuah perusahaan tentu saja bukan hanya direktur yang bekerja dan berfikir,karyawanpun melakukannya. Tapi kebanyakan orang berfikir karyawan itu hanyalah orang yang diberi tugas untuk melakukan sesuatu. Dan tak hanya itu,kebanyakan orang berfikir bahwa tugas karyawan itu sama semua,sekalinya ada yang berbeda pasti perbedaan itu tidak terlalu besar dari yang lain.
          Pernyataan itu salah tentunya. Setiap karyawan dalam sebuah perusahaan memiliki perannya yang berbeda-beda. Dalam perusahaan terdapat banyak organisasi dan setiap karyawan pasti masuk kedalam organisasi yang berbeda. Dalam organisasi tentu ada yang mengontrol pekerjaan mereka,dan yang mengontrol itu disebut dengan management.
1.2 Rumusan Masalah
      1. Apa Pengertian dari organisasi?
      2. Apa pengertian dari management?
      3. Apa ciri-ciri dari organisasi?
      4. Apa jenis-jenis dari organisasi?
      5. Apa aja fungsi dari management?
      6. Apa aja karakteristik dari management?
1.3 Tujuan Makalah
      1. Menjelaskan pengertian dari organisasi
      2. Menjelaskan pengertian dari management
      3. Menyebutkan ciri-ciri dari organisasi
      4. Menyebutkan jenis-jenis organisasi
      5. Menjelaskan fungsi management
      6. Menyebutkan karakteristik management

PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Organisasi
      Pengertian organisasi menurt beberapa para ahli :
a. Chester I. Barnard : Dalam bukunya berjudul "The Executive Functions" menyatakan bahwa organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih.
b. James D. Mooney : organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
c. Dimock :  organisasi adalah perpaduan sistematis daripada bagian-bagian yang saling ketergantungan untuk membentuk suatu kesatuan yang bulat melalui kewenangan,koordinasi dan pengawasan dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditentukan
Dari pengertian di atas dapat di simpulkan bahwa organisasi adalah kerjasama dua orang atau lebih yang saling ketergantungan untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan.
2.2 Pengertian Management
      Pengertian menurt beberapa ahli :
a. Mary Parker Follet : Management sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.
b. Ricky W. Griffin : Management sebagai sebuah proses perencanaan,pengorganisasian,pengjoordinasian dan pengontrolan untuk mencapai tujuan.
c. Luther Gullich : Suatu bidang pengarahan yang berusaha memahami mengapa dan bagaimana orang bekerja sama untuk mencapai sebuah tujuan.
3.2 Ciri-Ciri Organisasi
      Organisasi memiliki beberapa ciri-ciri seperti :
a. Adanya kelompok yang dapat dikenal dan saling mengenal.
b. Adanya kegiatan yang berbeda,tetapi satu sama lain saling berkaitan yang merupakan kesatuan kegiatan.
c. Tiap-tiap orang memberikan sumbangan atau kontribusinya berupa pemikiran,tenaga dan lain lain
d. Adanya kewenangan,koordinasi dan pengawasan
e. Adanya tujuan yang di ingin dicapai
2.4 Jenis-Jenis Organisasi
      Jenis-jenis organisasi tidak terbentuk begitu saja,tentu ada pengelompokannya. Dan inilah pengelompokan dari jenis-jenis organisasi :
a. Berdasarkan jumlah orang yang memegang puncak kepemimpinan
     1. Bentuk tunggal : puncak kepemimpinan ditangan satu orang.
      2. Bentuk komisi : pimpinan merupakan suatu dewan.
b. Berdasarkan tujuan
       1. Organisasi yang bertujuan mencari keuntungan.
       2. Organisasi sosial
c. Berdasarkan kehidupan dalam masyarakat
         1. Organisasi pendidikan
         2. Organisasi kesehatan
         3. Organisasi pertanian
         4. Dll
2.5 Fungsi Management
      Management dibagi dalam beberapa fungsi,diantaranya :
       a. Fungsi Perencanaan : kegiatan membuat tujuan perusahaan dan di ikuti dengan membuat berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang telah direncakan.
     
        b. Fungsi Pengorganisasian : kegiatan pengaturan sumber daya manusi yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana.
   
      c. Fungsi Pengarahan : kepemimpinan manager untuk meningkatkan efektifitas dan efesiensi dalam menjalankan tugas.
       d. Fungsi Pengendalian : menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat dan kemudian dilakukannya perubahan jika diperlukan.
2.6 Karakteristik Management
      Tentu management memiliki beberapa karakteristik,yaitu :
      a. Sebuah proses aktivitas yang berkelanjutan dan berhubungan.
      b. Melibatkan dan berkonsentrasi untuk mencapai tujuan organisasi
      c. Mendapatkan hasil-hasil dengan bekerja sama dengan sejumlah orang dan memanfaatkan sumber-sumber yang dimiliki perusahaan.

                                               PENUTUP
Terima kasih untuk perhatiannya semoga dapat bermanfaat bagi pembaca. Kritik dan saran sangat diperlukan untuk perbaikan makalah selanjutnya.
Sumbet :
http://penas-fkmtsi-makassar.blogspot.com/penjelasan-organisasi_01.html
htpp://fachruramadhan.blogspot.com/2014/04/pengertian-management-dan-fungsinya.html

Minggu, 18 Oktober 2015

PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN


1.1 Latar Belakang
      Sebagian dari kita mungkin sudah mengenal yang namanya sebuah perusahaan. Dimana kegiatan usaha dilakukan. Perusahaan di jaman modern ini sudah berada dimana-mana,baik di negara maju atau negara berkembang.
        Perusahaan dijaman sekarang ini sudah memiliki design yang bagus-bagus bahkan beberapa perusahaan berlomba-lomba dalam membangun perusahaan yang unik dan besar.
       Tak hanya dalam design sebuah perusahaan,pengusaha juga bersaing dalam hal laba dan kualitas. Letak dari perusahaan yang strategis dapat menunjang tingginya laba. Tak hanya itu tujuan perusahaan yang tercapai semakin membuat perusahaan itu mendapatkan target yang lebih.
1.2 Rumusan Masalah
      a. Apa pengertian dari perusahaan?
       b. Jenis-jenis apa saja dari letak perusahaan?
       c. Apa saja tujuan dari pendirian perusahaan?
      d. Apa saja fungsi di dalam perusahaan?
      e. Apa saja macam-macam perusahaan?
1.3 Tujuan Makalah
      a. Dapat menjelaskan pengertian dari perusahaan
      b. Menjelaskan jenis dari letak perusahaan
      c. Menjelaskan tujuan perusahaan
      d. Menjelaskan fungsi di dalam perusahaan
      e. Sebutkan macam-macam perusahaan
 
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Perusahaan
      Perusahaan adalah kegiatan yang melakukan pengolahan faktor produksi dari bahan mentah menjadi bahan jadi. Pengolahan faktor produksi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas.
2.2 Letak Perusahaan
      Letaknya sebuah perusahaan sangat mempengaruhi kesuksesan dari sebuah perusahaan. Ada beberapa jenis letak perusahaan,diantaranya :
      a. Dekatnya dengan SDA
          Semakin dekatnya sebuah perusahaan terhadap SDA,membuat perusahaan semakin dekat dengan bahan baku sehingga ongkos pengeriman bahan baku dapat diminimalisir.
       b. Dekatnya dengan pasar
           Semakin dekat perusahaan dengan pasar membuat perusahaan itu memiliki peluang besar dalam penjualan dan promosi barang yang dibuat.
      c. Dekatnya dengan SDM
          Dekatnya perusahaan dengan SDM membuat perusahaan mudah mendapatkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar perusahaan.
2.3 Tujuan Pendirian Perusahaan
      Tujuan pendirian perusahaan memiliki 2 tujuan penting yaitu :
      a. Tujuan Ekonomis
          Upaya perusahaan dalam menciptakan laba yang besar. Dan upaya perusahaan dalam memiliki pelanggan.
      b. Tujuan Social
          Upaya perusahaan dalam memenuhi keinginan investor,karyawan dan masyarakat luas.
2.4. Fungsi Perusahaan
      Dalam perusahaan tentu memiliki fungsinya,yaitu :
       a. Fungsi Management
           Mengatur,mengelola dan melakukan pengawasan kepada jalannya produksi di sebuah perusahaan.
      b. Fungsi Operasi
           Fungsi utamanya adalah akuntansi,administrasi,teknologi informasi dan pelayanan umum
2.5 Macam-macam Lingkungan Perusahaan
      Ada 2 macam dalam lingkungan perusahaan :
      a. Lingkungan Eksternal
          Tidak memiliki pengaruh dalam berjalannya perusahaan. Contohnya trend yang sedang terjadi di sekitar masyarakat.
      b. Lingkungan Internal
          Memiliki pengaruh dalam pelaksanaan perusahaan. Contohnya investor

PENUTUP
Terimakasih atas perhatiannya,semoga bermanfaat bagi pembacanya. Kritik dan saran sangat diperlukan untuk menjadikan makalah lebih baik dilain waktu.
Sumber
http://vidyvirgo-virgo.blogspot
http://arshiffer.blogspot.com/2009/11/jenis-letak-perusahaan.html

Senin, 28 September 2015

Makalah Ruang Lingkup Bisnis

                                                   BAB I
                          .         .       PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
       Pada jaman dahulu banyak orang yang berfikir bahwa profesi sebagai pembisnis adalah profesi yang sukar untuk dilakukan. Karna orang berfikir bahwa profesi pembisnis adalah profesi yang banyak hal negatifnya,mulai dari suap menyuap,penggelapan dana perusahan dan sebagainya. Selain itu banyak yang beranggapan bahwa profesi sebagai pembisnis hanya profesi yang dapat di lakukan oleh kalangan atas,karna banyaknya modal yang harus di keluarkan.
         Sekarang di jaman modern ini,sebagian masyarakatnya sudah berprofesi sebagai pembisnis. Dari bisnis kecil-kecilan hingga bisnis besar. Tapi tidak sedikit juga masyarakat yang masih tidak mau memiliki profesi sebagai pembisnis. Kurangnya pengetahuan akan bisnis inilah yang menyebabkan mereka tidak mau berprofesi sebagai pembisnis.

1.2. Rumusan Masalah
       a. Apa yang dimaksud dengan bisnis?
       b. Apa saja kegiatan dalam berbisnis?
       c. Apa yang dimaksud dengan penawaran?
       d. Apa yang dimaksud dengan permintaan?
       e. Apa saja jenis-jenis dari bisnis?

1.3. Tujuan Makalah
       a. Menjelaskan definisi bisnis
       b. Memberkan informasi tentang kegaiatan dalam hal berbisnis
        c. Mampu menjelaskan penawaran
        d. Mampu menjelaskan permintaan
        e. Memberikan informasi tentang bisnis

                                     .   BAB II
                               .   PEMBAHASAN

2.1. Pengertian bisnis
       Pengertian bisnis menurut beberapa ahli :
       a. Brown and Petrello
           Bisnis merupakan suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
        b. Huzhes and Kapoor
            Bisnis merupakan suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapat keuntungan.
         Dari dua pengertian diatas saya menyimpulkan bahwa bisnis adalah kegiatan usaha baik secara individu atau secara berkelompok yang menghasilkan barang atau jasa guna mendapatkan keuntungan dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

2.2. Kegiatan Dalam Berbisnis
      Dalam berbisnis tentu saja ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan. Dan kegiatan tersebut sebagai berikut :
        a. Keuangan
            Kegiatan dimana kita mencari dana untuk memulai atau sebuah barang produksi atau jasa atau biasa kita sebut sebagai modal.
         b. Pengelolaan SDM dan SDA
             Pengelolaan SDM adalah menjadikan atau mencari tenaga kerja yang ahli untuk memajukan usaha kita. Sesangkan pengelolaan SDA adalah tidak menggunakan sumber daya alam berlebihan. Tidak lupa setelah kita menggunakan sumber daya alam itu,kita harus memulihkan kembali keadaan alamnya. Contohnya reboisasi.
         c. Produksi
             Kegiatan mengubah barang mentah menjadi barang jadi.
         d. Pemasaran
             Kegiatan mempromosikan barang dagangan kita kepada konsumen.
         e. Konsumsi
             Kegiatan membeli sebuah barang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

2.3. Penawaran
      Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual kepada konsumen pada tingkatan harga tertentu.
       Hal-hal yang mempengaruhi penawaran yaitu :
a. Harga
          Jika harga beras dipasaran naik maka petani akan meningkatkan produksinya segingga kuantitas yang ditawarkan ikut naik.
b. Faktor produksi
          Untuk menghasilkan beras yang baik para petani akan butuh faktor produksi yang tinggi seperti pupuk,benih dan tenaga kerja. Jika salah satu faktor produksi naik maka petani akan mengurangi produksi dan barang yang ditawarkan akan berkurang.
c. Tingkat Teknologi
            Kita memiliki mesin yang bisa memproduksi 250 sepatu,dan tahun ini kita memiliki mesin baru yang mampu membuat 1000 pasang sepatu. Sehingga tahun ini penawaran kita kepada konsumen pun akan bertambah.
         Hukum penawaran mengatakan jika harga naik maka jumlah barang yang ditawarkan pun akan ikut naik dan berlaku sebaliknya.

2.4. Permintaan
       Permintaan adalah barang atau jasa yang di inginkan konsumen dalam jangka waktu tertentu.
       Kebalikan dari penawaran. Jika penawaran adalah hal yang berlaku kepada penjual sedangakan permintaan adalah kegiatan yang dilakukan konsumen.
        Hal-hal yang mempengaruhi permintaan :
a. Harga Barang
             Jika harga rendah dengan mutu yang baik maka permintaan akan naik. Tetapi jika harga rendah tapi mutu tidak bagus maka permintaan pun akan turun.
b. Selera Konsumen
             Jaman sekarang orang-orang sudah jarang yang memakai telpon rumah karna ada telepon genggam yang lebih praktis. Dengan keadaan seperti ini maka permintaan akan telepon rumah berkurang. Maka sebagai pembisnis perlunya memperhatikan perkembangan jaman sehingga permintaan atas nama perusahaan tersebut tidak akan berkurang.
c. Tingkat kebutuhan
            Kebutuhan pokok adalah hal yang sangat penting bagi kebutuhan manusia. Sehingga permintaan untuk kebutuhan pokok selalu tinggi terlebih jika ada suatu bencana alam di daerah lain.
d. Mode
          Seperti yang saya bilang,disaat sebuah perusahaan memiliki barang yang mode maka permintaan aka naik.

2.5. Jenis-Jenis Bisnis
       a. Monopsoni
Keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau pelanggan tetap atas barang atau jasa. Biasanya keadaan ini terjadi di daerah perkebunan dan hewan potong. Contohnya jika pedagang jeruk membeli jeruk di perkebunan Malang,maka perkebunan Malang menerapkan jenis Monopsoni.
       b. Oligopoli
Keadaan dimana penawaran dikuasai oleh beberapa perusahaan. Contohnya dalam bazar mobil. Dengan model yang sama tapi merek yang berbeda.
        c. Monopoli
Keadaan dimana perusahaan menawarkan satu produk yang berbeda dengan yang lainnya. Contohnya fashion show,masing-masing dari pakaian memiliki ciri khas yang berbeda.

                                      BAB III
                                 PENUTUPAN

3.1. Kesimpulan dan Saran
     Profesi sebagai pembisnis adalah sesuatu yang tidak seharusnya kita hindari. Karna jika kita mengerti atau tahu dasar-dasar dari berbisnis,dengan modal sedikitpun kita bisa berbisnis kecil-kecilan. Seperti kata pepatah "sedikit-sedikit menjadi bukit"

Sumber :
Buku Ekonomi untuk SMA kelas 10
http://arisaputra18.blogspot.co.id/2014/03/contoh-makalah.html
http://geadisty.blogspot.com/2011/10/hakikat-dan-pentingnya-belajar-bisnis.html
http://p4hrul.wordpress.com/2012/10/16/ruang-lingkup-bisnis/
http://rikanovianna.wordpress.com/201w/10/25/tugas-pengantar-bisnis-bab-1-pengertian-dan-ruang-lingkup-bisnis/

Sabtu, 26 September 2015